Baru Belajar Crochet? Ini yang Harus Disiapkan

Info Alat dan Bahan untuk Belajar Merajut Crochet - Memang rajutan semakin booming akhir-akhir ini. Makanya tak heran ada saja yang bertanya apa saja yang diperlukan buat belajar ngrajut? Beli bahan di mana? Jarumnya yang nomor berapa dan materialnya apa? Benang yang cocok untuk pemula yang mana? Dan seabrek pertanyaan lainnya.

Bagi yang memang belum tahu apa saja "peralatan perang" yang penting disiapkan sebelum memulai belajar merajut, kamu bisa cek postingan saya kali ini ;)


*Penting
Berikut ini 5 item yang penting untuk kamu miliki jika emang ingin belajar merajut.


1. JARUM CROCHET/ HAKPEN/ HOOK
Jarum ini terdiri dari berbagai material. Ada yang dari aluminium, plastik, akrilik, bambu, dll. Kalau beli di toko-toko alat bahan konveksi gitu mereka biasa jual yang merk Rose dengan ukuran 1/2, 3/4 5/6 atau 7,8,9 sampai n0.13 yang notabene untuk lace (jarumnya kecil banget jadi kurang cocok untuk pemula). Di daerah saya, jarum kayak gini disebut jarum songket, harganya sekitar 1500-3000an. Kalo memang di daerahmu cuma ada jarum merk ini, kamu bisa beli yang no. 5/6 yang nantinya bisa dipakai merajut benang katun standard, poliester, atau nilon.
Pilihan lain adalah jarum dari bambu yang diproduksi di China. Bagi yang belum terbiasa, jarum ini emang agak susah dikendalikan. Agak seret gitu loh. Tapi lama-lama ya oke juga sih. Harganya juga lumayan terjangkau. Biasanya jarum ini dijual satu set dari no 1-12. Adapun jarum dari plastik dan akrilik, hmmm...jujur saya belum pernah nyoba pake ya. Jadi saya belum bisa me-review-nya.

Rekomendasi aja, buat pemula, mungkin jarum aluminium yang lebih cocok untuk dipakai. karena lebih "sleek" dan mengkoordinirnya lebih gampang. Kalo tertarik bisa beli yang satu set dari ukuran terkecil (2mm) sampai paling besar (10mm) dengan kisaran harga 100rbuan. Bisa dibeli di toko-toko online yang menjual jarum & benang rajut.

2. BENANG RAJUT
Benang rajut memiliki pilihan yang beragam. Mulai dari katun, katun soft, katun bali, akrilik, poliester, nilon, akrilik linen, bulky, cashmere, silk, dan sebagainya. Untuk pemula? Saya sih menyarankan supaya kamu pilih benang yang teksturnya halus dan tidak berbulu sehingga nggak nyangkut-nyangkut di jarum pas belajar mengait. Lagipula benang yang halus itu bisa memudahkan untuk melihat betul-tidaknya stitch/tusukan yang kamu buat, atau bisa memudahkan dalam menghitung jumlah tusukan yang dibuat.
Benang yang teksturnya halus dan tidak berbulu misalnya: katun, soft cotton, katun bali, poliester.
Atau silahkan kunjungi toko benang rajut di daerahmu dan pilih jenis benang dengan warna-warna yang menarik hati agar kamu lebih semangat belajar ngrajutnya.

3. STITCH MARKER
Penanda/ marker ini penting banget kalau kamu udah mulai mencoba membuat item-item yang butuh hitung-hitungan seperti topi, peci, taplak, coaster (alas gelas), tas, baju, sepatu bayi, dll. Dan semakin fungsional lagi jika kamu udah mulai bikin item yang memiliki lebih dari 1 varian motif/ jenis tusukan.

4. GUNTING BENANG
Gunting emang dibutuhkan oleh siapa saja. Siapapun punya gunting di rumahnya, tapi masa iya sih gunting benang dicampur-campur sama gunting untuk keperluan yang lain? Ya, jangan dong. Gunting benang ini khusus untuk benang rajut. Disimpan bersama dengan crochet tools yang lain jadi satu, sehingga jika kamu butuh bisa dengan mudah kamu temukan. Gunting benang pun ada yang khusus desainnya, jadi lebih ergonomis untuk memotong benang.

5. BUKU CATATAN
Buku catatan atau notes bisa dipakai untuk mencatat istilah-istilah penting dalam rajutan, jenis-jenis tusukan, mengkliping artikel atau model rajutan dari media massa, atau bisa juga untuk mencatat progress hasil rajutanmu, jadi kamu bisa lebih mudah meneruskan projekmu. Pilih buku/notes yang tidak terlalu besar, sehingga lebih mudah dibawa ke-mana-mana.

Nah 5 poin di atas itu yang penting untuk dimiliki. Sementara 5 poin di bawah ini sifatnya opsional.

*Opsional

6. TAS/ TEMPAT MENYIMPAN KHUSUS RAJUTAN
Jika kamu udah mulai banyak bikin item rajutan, kamu butuh semacam tempat penyimpanan agar rajutannya tetap tertata dengan rapi, bersih, dan nggak ruwet. Apalagi jika projek-projekmu belum semua selesai. Pisahkan item yang udah jadi ke wadah khusus, bisa tas, bisa boks, lemari, dll. Sementara item-item yang setengah jadi pisahkan sendiri-sendiri per projek ke wadah khusus, misal tas plastik, tas transparan, tas kertas, dll. Beri label di tasnya misal : topi bayi earflap, syal bunga, dll. Ini dilakukan agar lebih mudah dan lebih efisien dalam mengatur item-item rajutan yang mulai bertambah banyak.Tinggal mengambil tas yang ingin dikerjakan, kamu bisa bawa ke manapun kamu ingin merajutnya.

7. BUKU POLA
Buku pola penting untuk mengasah kreativitas. Memang banyak sih pola-pola gratis online, tapi jelas membaca pola tulisan maupun gambar dengan versi cetak lebih ramah di mata. Jujur saja saya lebih suka membaca buku di atas kertas ketimbang dari monitor, mata saya sering capek soalnya. Buku pola baik lokal maupun import makin banyak variannya, silahkan cari pola yang kamu suka.

8. TAPESTRY NEEDLE
Tadinya aku pikir benda ini nggak penting. Ternyata setelah mencoba beli, bagus juga hasilnya, saya butuh benda ini terutama untuk weaving, menyelipkan ujung sisa benang ke dalam rajutan. hasilnya lebih cepat dan lebih rapi ketimbang pakai hakpen biasa. Sementara bagi knitters. tapestry needle ini penting banget untuk menyambung rajutan alias bikin grafting/ kitchener stitch.

9. BOKS
Fungsi boks adalah untuk menyimpan koleksi benang-benang yang semakin membludak. Saya yakin siapapun yang sudah belajar merajut pastinya bakalan terobsesi untuk beli benang ini, benang itu, biarpun gak ada bayangan mau bikin apa sebenarnya (lapar mata? lapar benang? hayoo, ngaku! ;p)
Yeah, daripada benang-benang jadi rusak, mending disimpan di tempat yang aman, misalnya boks plastik yang bening dan bisa ditumpuk-tumpuk itu. Atau alternatif lainnya yang juga oke, misalnya rak khusus benang, dll.

10. NEEDLE CASE
Fungsinya untuk menyimpan koleksi jarum crochet alias hakpen/ hakken/hook yang semakin membludak. Kamu pastinya harus pandai-pandai menyimpan benda-benda ini, karena rawan hilang (untuk yang jarum kecil, tapestry, dsb), rawan patah (untuk bahan bambu). Makanya disimpan di wadah khusus ini agar lebih mudah mencarinya di kala butuh, dan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.


Demikian postingan kali ini, semoga bisa memberikan manfaat bagi cocheters semua ^ ^

Jika ada yang ingin ditambahkan, silahkan tinggalkan via komentar. Terima kasih.

-f.nisa-

Previous
Next Post »

1 comments:

Click here for comments
29.7.16 ×

adikku dan mama yg jago crochet ini :).. aku sendiri pernah pgn belajar, tapi kayaknya jari2 tangan ga mau kerjasama -__-.. yg ada benang kelilit kemana2 ;p. akhirnya nyerah dan minta bikinin mama aja mbak :D

Congrats bro fanny fristhika nila you got PERTAMAX...! hehehehe...
Reply
avatar