Tips Packing untuk Backpacker Pemula

Semua orang pasti pernah menjadi seorang pemula dalam hal apapun, termasuk backpacking..Oh ya, istilah backpacking yang saya maksud ini adalah sekedar jalan-jalan ke daerah lain entah untuk tujuan wisata atau non-wisata. Tetapi bukan untuk kegiatan outdoor semacam camping, pendakian, dan sebagainya.
Sebenarnya ada hal penting sebelum memutuskan untuk jalan ala backpacking.

Siapkan dengan cermat sebelum berangkat
Credit: nehle wolf

Bawa Barang Seperlunya
Saat menjadi backpacker kita dituntut untuk membawa bawaan yang seminimalis mungkin. Bukan berarti kita tidak melakukan persiapan. Barang yang kita bawa sejatinya hanya barang yang kita butuhkan saja. Tidak lebih.


Selama pengalaman saya ber-backpacking ria, adakalanya barang yang saya pikir penting ternyata tidak tersentuh selama melakukan perjalanan. Parahnya lagi, saat hendak pulang mendadak isi tas membengkak untuk keperluan oleh-oleh yang harus dibawa.

Menurut saya membawa barang yang minimalis itu memberi pengaruh signifikan untuk proses perjalanan.
Pertama, kita nggak perlu ribet selama perjalanan. Saya sering sekali kadang berdesakan di kendaraan umum misal bis atau KA kelas ekonomi untuk perjalanan jauh. Bisa dibayangkan kalau tas yang dibawa lebih dari satu? Percayalah, bawa satu tas ransel saja cukup untuk destinasi ke kota lain yang masih satu provinsi atau satu pulau dalam jangka waktu dua tiga hari.

Kedua, kita bisa saja beli barang keperluan kita di tempat tujuan. Harga bisa jadi lebih miring, lho. Misalnya saja, kita nggak perlu repot membawa botol shampo atau sabun cair ke dalam ransel. Meskipun kelihatannya kecil, itu sangat nggak efisien dan bikin berat. Cara lebih hemat dan praktis? Beli saja nanti di lokasi tujuan. Tinggal cari shampoo yang versi sachet di toko pinggir jalan. Murah dan praktis, kan?

Gulung Baju Sekecil Mungkin
Kadang backpacker pemula bingung untuk masalah baju yang harus dibawa. Mau bawa berapa banyak? Atasan, bawahan, jaket, syal, sepatu, sandal? Bagaimana mengatur itu semua dalam satu tas ransel? Well,  tidak ada standard berapa banyak yang harus dibawa karena itu semua kembali pada kebutuhan, ukuran ransel, dan kemampuanmu dalam memanggul ransel.

Sempatkan mencuci baju
Credit: colinBroug

Saya sendiri selalu berusaha untuk menyempatkan mencuci baju di tempat menginap agar tidak perlu membawa baju terlalu banyak. Sekali lagi, tinggal modal deterjen sachet di toko-toko sekitar, kamu bisa mengurangi beban ranselmu.

Selain itu kamu juga perlu belajar menggulung baju sekecil mungkin, agar pas di ransel dan tidak mudah kusut (dibanding sekedar melipat saja, loh). Memang sih, tidak semua orang memiliki skill untuk melakukan itu. Tapi sekali lagi, ini salah satu seni menjadi backpacker, yang berarti kamu harus belajar hal-hal yang di luar kebiasaan sehari-hari. 

Sebaiknya lakukan hal simpel seperti membawa baju yang tidak mudah kusut, yang mudah kering (dalam waktu sehari) jika dicuci, dan bawa seperlunya saja. Untuk jaket, pilih yang bisa melindungi tubuh saat udara dingin / panas dengan bahan yang ringan. Jaket ini sebaiknya langsung dipakai agar tidak berat di ransel.
Untuk alas kaki, sebaiknya pakai sepatu kets atau sneakers. Untuk sandal bisa dimasukkan ke tas karena sandal cenderung lebih tipis dan hemat tempat. Sementara kaos kaki, sarung tangan, syal, dan topi cukup dibawa sedikit karena relatif mudah dicuci.
  
Siapkan Alat-Alat Mandi dalam Wadah Khusus
Alat-alat mandi ini sangat penting untuk menjaga agar tetap bersih dan higienis. Bawa item-item ini seperlunya saja. Seperti: sikat gigi, cermin kecil, dan sisir. Jika menginap di hotel yang ada bintangnya, biasanya dapat sabun, sikat & odol mini,. Lumayan, kan? Tapi kalo nggak ada, kamu masih bisa membeli pasta gigi, sabun, dan deodoran sachet yang berukuran kecil di toko-toko.

Sangat dianjurkan untuk membawa tisu basah atau baby wipes. Kadang kita berada di suatu tempat yang tidak ada air untuk bersih-bersih diri, termasuk jika berada di toilet umum yang airnya mampet. Tisu basah sangat berguna untuk membersihkan (hampir semuanya) dengan praktis.
Simpan alat-alat mandi ini jadi satu di semacam tas plastik waterproof dengan ziplock agar tidak berhamburan di dalam ransel.

Gembok Ranselmu
Pilih ransel yang memiliki dua resleting sehingga kedua lubang zip-nya bisa digembok untuk keamanan. Ini sangat bermanfaat untuk proteksi isi tasmu, apalagi jika berada di tempat ramai, seperti antrean tiket atau kendaraan umum.

Wadah Plastik untuk Alat-alat elektronik
Simpan charger hp, kamera, usb, mp3, ipod, atau alat listrik/ alat komunikasi seperlunya saja ke dalam wadah plastik waterproof yang dilengkapi ziplock.

(Khusus Laki-Laki) Bawa Sarung
Kadangkala kita sudah merencanakan perjalanan jauh-jauh hari, namun apa daya keadaan tertentu membuat rencana berantakan. Tidak dapat tempat menginap karena hotel, hostel, penginapan penuh sesak oleh pengunjung, apa yang harus dilakukan?

Nah, untuk jaga-jaga bawa sarung sebagai item multifungsi. Sarung selain bisa untuk sholat, juga bisa dipakai untuk alas tidur atau untuk melindungi tubuh dari udara dingin, gigitan nyamuk, dan serangga. Mungkin saja karena suatu sebab seseorang terpaksa harus tidur di tempat tak terduga seperti di terminal, stasiun, masjid, pom bensin, bandara, atau tempat publik terbuka lainnya. Bisa juga sih bawa sleeping bag khusus, kalau punya. Tapi kalau nggak punya? Membawa sarung tentunya akan sangat berguna, bukan? (boys only ya, kalo perempuan jangan sampai tidur di luar. IT’s A BIG NO-NO)

Susun dari yang Paling Berat
Setelah menentukan apa yang harus dibawa, saatnya menyusun ranselmu. Nah, kali ini mudah saja, kamu tinggal menata mulai dari item paling berat untuk ditaruh di bagian paling dasar, berlanjut ke item yang lebih ringan, begitu seterusnya.

Bawa Buku Kecil dan Pensil
Buku sangat penting untuk mencatat hal-hal yang terjadi selama perjalanan. Apapun bisa dicatat, mulai dari jadwal kereta, biaya masuk tempat wisata, email, alamat, nomor telepon tempat-tempat penting, termasuk untuk mencatat memoar perjalanan yang sedang kamu jalani. Lebih bagus lagi kalau kamu mengabadikan perjalananmu dengan kamera atau recorder.
-          -     -
Tips ini saya buat dari pengalamansaya selama ini. Bagaimana pun juga setiap orang pada akhirnya akan memiliki pilihan personal untuk mengepak item yang wajib dibawa atau tidak sesuai kebutuhan masing-masing.

Previous
Next Post »

1 comments:

Click here for comments
Anonim
admin
14.12.14 ×

sedikit koreksi...
untuk menyusun bawaan dalam ransel.. benda atau barang dengan beban paling berat sebaiknya diletakan di bagian paling atas ransel..bukan paling bawah.
karena beban berat jika diletakan pada dasar ransel akan membuat sakit pinggang,

Congrats bro Anonim you got PERTAMAX...! hehehehe...
Reply
avatar