Bisakah Kamu Hidup Tanpa Smartphone?


Sponsored-post - Aku menyadari bahwa sekarang ini HP sudah sedemikian canggih dan pintar, sehingga membuat kebanyakan dari kita malas secara mental.

Dulu, aku bisa menghapal di luar kepala banyak nomer telepon sanak-kerabat. Smartphone sekarang dengan berbagai peningkatan teknologi yang signifikan, malah cenderung membuat kita lebih malas; alamat rumah, email, hari penting, daftar belanjaan, dan bahkan tugas sehari-hari kita semua dicatat di smartphone.

Aku tahu kalau ini cara yang praktis, namun bagaimana seandainya kalau aku kehilangan smartphone-ku? Berapa banyak teman yang akan lost-contact denganku? Bagaimana dengan semua daftar tugasku? Apakah aku akan mati kelaparan karena kehilangan daftar belanjaku? #lebay

Kembali ke HP jadul? Hmm..

Pernah terbersit untuk balik aja ke HP jadul, yang cuma buat telepon dan SMS. Kalau ditimbang-timbang, waktuku tidak lebih banyak habis ketimbang ketika memiliki smartphone.

Namun entah kenapa masih agak takut-takut untuk eksekusi ide ini. Smartphone saat ini bukan hanya kebutuhan tersier, tapi telah menjadi bagian gaya hidup, terutama bagi aku yang pekerjaan utamanya di dunia digital. Sigh..

Beli dua HP. Satu HP utama cuma buat telepon dan SMS, lalu satu smartphone khusus untuk buka aplikasi-aplikasi penting; Whatsapp, Google Maps, dan sebagainya.

Tapi gimana ya, bawa dua ponsel kemana-mana itu nggak keren menurutku. Jadi ya, ide ini gagal dieksekusi karena tidak sesuai harapan dan kenyataan, haha..

Gempuran Smartphone murah, tidak ada nafas buat HP jadul

HP jadul mulai kehilangan peran, posisinya tak lagi diingat, mungkin nasibnya akan seperti floppy-disk yang kalau anak sekarang lihat itu mungkin akan dikira frisbee. Perusahaan smartphone, sebut semisal Xiaomi, telah merilis tipe smartphone murah dibawah satu juta.

Okay, tidak ada orang normal yang memilih HP jadul ketimbang HP Xiaomi mengingat harganya tidak terpaut jauh (tidak termasuk kolektor atau vintage-lover, ed). Jadi memang, smartphone ini sebuah fakta yang tidak bisa terbendung, just let it flow...

Sebenarnya yang paling perlu diwaspadai adalah penggunaan smartphone itu sendiri, bukan bendanya. HP canggih akan membawa manfaat penggunanya, namun bisa juga membawa petaka bila salah memanfaatkannya.

Aku yakin kita semua setuju bahwa smartphone adalah time-killer yang efektif. Jadi bijaklah...  ^ ^


Previous
Next Post »

3 comments

Click here for comments
14.12.16 ×

bisa hidup tanpa smarthphone asal nggak cuman saya doang,, tapi semua orang jga.. hee

Reply
avatar
Wadiyo
admin
15.12.16 ×

tergantung kondisinya sih,
bisa dan tidak bisa dijalani .
thank

Reply
avatar
Ahmad
admin
24.12.16 ×

bisa .... saya bisa hdup tnpa smartphone ... tapi ada laptop ....

Reply
avatar