Berkunjung ke Hutan UI dan Studio Alam TVRI: Travelling to Depok

Bismillah

Seiap beberapa hari sekali, saya dan keluarga muter-muter di area Depok untuk rekreasi. Berhubung kami sukanya wisata kayak danau-danauan, hutan dan area yang banyak pepohonan, maka yang saya feature kali ini adalah yang bernuansa alami.

Bukannya sok naturalis ya. Saya nggak masalah dengan tempat wisata semacam amusement park, waterpark, atau arena ketangkasan. Saya hanya jarang ke tempat wisata semacam ini karena budgetnya lumayan mahal klo keseringan.

Sementara tempat wisata alam, biasanya tarif masuknya murah banget. Bahkan gratis di beberapa spot. Nah, apalagi di Depok sedang digalakkan RTH alias ruang terbuka hijau. Makin senanglah saya hihi...

Well, inilah 2 lokasi wisata alam di Depok yang bisa jadi pilihan rekreasi sekeluarga.

1. Hutan & Danau UI
Tiap kali pengen jjs, kami semua sepakat kalau UI adalah yang paling favorit. Kawasan ini adem banget suasananya. Ini selalu menjadi destinasi pertama kami untuk refreshing.

Selain hawa yang sejuk, UI juga asri karena memiliki banyak pepohonan, berbagai bangunan unik, trus juga ada beberapa danau, banyak yang jual makanan (di kantin dekat masjid) atau pedagang keliling tiap minggu pagi, bisa duduk-duduk atau lesehan, bisa jogging, cycling di belantara hutan, ya... Begitulah. Jenis wisata alam yang sifatnya menenangkan plus untuk seru-seruan juga.







2. Studio Alam TVRI

Tempat kedua yang sering dituju adalah Studio alam TVRI. Kawasan ini sebenarnya bukan tempat wisata, melainkan tempat syuting untuk produksi visual TVRI tempoe doeloe.

Cuma karena dibuka untuk umum sejak tahun 1997, banyak juga pengunjung yang rekreasi ke sini. Ada yang rombongan siswa sekolah, family gathering, reuni, couple yang lagi photoshoot prewedding, dan yang klasik banget, pastilah ada yang pacaran.

Enaknya di sini tuh sepi banget, dekat dengan Jakarta, dan suasananya kayak desa gitu (ada situ, warung bambu bernuasa jadul, rumah adat, hutan, padang rumput, sapi, kambing, kuda, dan tempat memancing). Luas banget kalau mau napak tilas kejayaan TVRI di sini, sekitar 29 hektar gitu kan. Bisa gempor kalau jalan kaki.

Selain itu juga tiketnya murah gila. Tiket masuknya tertulis 3000 rupiah (satu motor aja) pada bulan Juli 2017 kemarin. Tetapi sama petugasnya ditagih 5000. Hmm...

Tempatnya so-so sih. Kalau menurut saya lebih terkesan kurang terawat. Sementara di internet ada yang bilang tempat sholatnya kotor, tempat duduk-duduk juga nggak ada. Mungkin konsepnya piknik kali ya, biar pengunjung bawa tikar sendiri trus ngampar di atas rumput.

Saya sendiri lebih suka duduk di undakan depan lokasi sepeda air. Undakan batu ala kerajaan nusantara jadul yang berdebu itu saya duduki sambil mengunyah cilok. Yah, lumayanlah berasa kayak puteri ala-ala Saur Sepuh.

Di undakan itu saya bisa melihat pemandangan situ tempat orang naik sepeda air/ angsa air. Harga naik sepeda air cuma 10.000 rupiah untuk 20 menit. Harga ini untuk 2 penumpang.








Studio Alam TVRi saya rasa akan lebih bagus kalau dirawat. Rumah-rumah adat kuno dan hutan belantara yang di belakang itu sering dipakai syuting untuk acara bertema kolosal. Ada juga kuda- kuda liar yang nggak diikat. Kami sempat diwanti-wanti untuk tidak ke lokasi kuda-kuda itu. Soalnya kudanya liar dan galak.


Tips untuk Mengunjungi Hutan, Situ, Danau Alam untuk berwisata:
1. Saat tiba di tempat baru jangan lupa berdoa.

Saya biasa baca:
Audzu bikalimaatillaahittaammati min syarri maa kholaq.

Atau ayat kursi.

Tak jarang tempat seperti ini banyak dihuni makhluk tak kasar mata. Jadi memohon perlindungan kepada Allah ta ala adalah hal pertama yang harus dilakukan.

2. Berbuat yang patut dan jaga etika.
Karena tempat publik itu memang untuk dinikmati banyak orang.

Jadi plis deh, jangan norak melakukan pacaran, buang sampah sembarangan, atau mencorat-coret pohon maupun fasilitas umum.

3. Bawa makanan dan mat/tikar piknik sendiri dijamin seru.

4. Bawa kantung sampah sendiri, buat berjaga-jaga bila tempat sampah nggak tersedia.

Sebenarnya ada tempat lain yang bisa dikunjungi, seperti Taman Rusa atau Taman Lembah Mawar. But, next time aja ya, soalnya saya belum pernah mampir. Selama ini cuma lewat doang.


Happy travelling

Nisa







Previous
Next Post »