Pola Peci Rajut Favoritku? Yang Paling Enak Dipakai, Dong!

Bismillah

Bisa dibilang item rajutan yang paling sering saya buat adalah peci rajut.

Meski nggak bisa dibilang ahli, saya banyak mendapat masukan dari customer tentang peci ini.

Kapan -kapan saya usahakan untuk menulis lebih detail lagi tentang dunia perpecian #halah. Sekarang saya mau fokus dulu untuk sharing pembuatan peci rajut favorit saya.

Sebelumnya mohon maaf, saya nggak buat pola. Pola peci ini pun sudah pernah saya posting link-nya di tulisan saya yang ini Merajut Peci di Bulan Suci.

Tenang saja, gratis kok polanya. Tapi...yeah, situsnya berbahasa inggris (dengan istilah rajut yang juga bahasa inggris).

Well, langsung saja ya..


Cara Membuat Peci Rajut ala Shenisa


Bahan:
- hook 2-2,5mm (saya pakai merk rose no.5/6)
- benang soft cotton ply kecil (saya pakai 2 warna benang united by cotton merk kupu-kupu: putih dan biru elektrik).



Cara membuat:


Untuk membuat bagian atas peci biasanya dimulai dengan kelipatan 8, 10, atau 12. Sesuai pola ini, saya pakai kelipatan 12 untuk 2 putaran awal.


Untuk putaran ketiga, jumlah stitch atau tusukan masih sama dengan putaran kedua. Perbesaran dilakukan dengan menambah 1 ch (1 rantai) setiap 3 tusukan.


Ikuti terus pola yang diinstruksikan.
Hasilnya seperti gambar di atas.


Saatnya ganti warna.


Ada baiknya kita juga belajar trik mengganti benang dengan rapi. Tutorialnya banyak di internet, tuh.


Tadaaaa!


Saya suka hasilnya. Dan katanya sih enak dipakai. Paling pas di kepala dibanding model lain.

Ini pendapat subjektif memang karena bentuk kepala tiap orang berbeda. Selain itu juga jenis benang, kerapatan (gauge), dan motif rajutan juga berpengaruh.

Kamu suka merajut peci juga? Ceritain pengalamanmu, dong hehe..  ^^



Happy crocheting kufi/ prayer hat!

-f.Nisa

Previous
Next Post »