Merajut Lingkaran untuk Alas/ Dasar Topi Rajut dan Lainnya

Membuat lingkatan dengan teknik crochet itu mudah kok. Saya akan tulis sesuai pengalaman saya.

Bagi yang belajar merajut, membuat lingkaran itu termasuk pondasi penting untuk beragam item. Apa saja rajutan yang harus dirajut dengan dasar lingkaran? Banyak!

Sebut saja, topi/ peci, tatakan gelas, bunga, amigurumi, taplak meja, sebagian granny square, ah...percaya, deh. Banyak pokoknya.


Kunci utama dalam merajut lingkaran adalah kemampuan logika dalam membagi jumlah tusukan sama rata hingga membentuk lingkaran sempurna.

Setiap baris lingkaran bertambah, maka total tusukan juga bertambah sesuai kelipatannya.

Umumnya jumlah kelipatannya adalah 12, 10, 8, atau 6. Tergantung pola yang diikuti, gauge/ tension, maupun jenis stitch yang dipakai. Jika jumlah tusukan terlalu banyak hasilnya akan melebar dan bergelombang seperti lipatan rok, sebaliknya jika tusukannya kurang maka rajutan akan mengkerut ke bawah/ menyempit.

Jadi sangat penting untuk menghitung dengan tepat dan merajut dengan presisi agar lingkaran terlihat simetris dan bulat sempurna.

Sekali lagi, jangan lupa... hitung jumlah tusuknya sesuai kelipatannya. Jangan sampai kurang atau kelebihan.

Kalau sudah terlanjur salah hitung, tak ada cara lain kecuali: bongkar, bongkar, bongkar... #eaa

Untuk tutorialnya memang sebaiknya lihat langsung di Youtube. Ada banyaak yang bikin tutorial versinya masing-masing.

Ada yang awalnya pakai chain 5 yang disambung menjadi satu dengan slip stitch. Ada pula yang memakai magic ring.

Magic ring
https://youtu.be/J7GHTfXaz2E

Lingkaran (flat circle)
https://youtu.be/QFHexyNR1dY

Demikian semoga info sekilas ini bermanfaat.

Nisa

Previous
Next Post »