curcol
Manfaat Outdoor Playground: Bermain di Luar, Yuk!

Manfaat Outdoor Playground: Bermain di Luar, Yuk!

Masih ingatkah kamu bagaimana rasanya terkena tetesan hujan? Tahukah kamu rasanya tercebur di sungai atau selokan? Bagaimana rasanya pasir saat kamu nyungsep karena salah mendarat saat bermain lompat jauh atau perosotan? Bagaimana bisa rambutmu yang tadinya hitam menjadi kemerahan dan bercabang gara-gara bersepeda di siang hari atau bermain layangan sampe sore?

Masa kecil itu menyenangkan dan layak dikenang jika diisi penuh dengan hal-hal yang menggembirakan jiwa. Dan satu yang selalu berhasil membuat hati merasa bahwa saya termasuk anak yang memiliki masa kecil bahagia adalah begitu banyaknya memori saya bermain di luar.

Padahal saya termasuk anak rumahan. Jarang main ke tetangga. Teman main pun bisa dihitung jari. Tapi, tetap saja pengalaman bermain di luar terasa begitu jelas. Begitu vivid. And absolutely fun!

Ada pelajaran yang tak ternilai saat bermain di luar. Pelajaran yang nyata dan konkret jauh melebihi apa yang tercetak di buku IPA.

Saya masih ingat bahwa keinginan saya belajar berkebun muncul saat saya asyik bermain pasir dan tanah di belakang rumah. Saat mengaduk tanah, mencongkel sedalam yang saya mampu. Hanya untuk melihat di mana ujung akar pohon nangka di belakang rumah.

Alih-alih menemukan ujungnya. Saya malah melihat berbagai hewan menjijikkan yang tidak pernah saya temui. Seperti cacing dengan aneka bentuk. Hewan apalah seperti serangga kecil (saya nggak tahu namanya), wew….those were creepy things.

Tapi di sisi lain saya bisa melihat keindahan lapisan tanah yang berbeda warna di setiap kedalamannya. Melihat beragam organisme yang menakutkan, tapi ada (hanya karena dunia mereka di underground jadi jarang kelihatan). Saya belajar beberapa hal sekaligus dalam satu aktivitas. Yang dianggap jorok di zaman sekarang. Yang bikin ibu-ibu atau bapak-bapak sok higienis berteriak jijik,

“Idih, jangan main tanah. Hyek…cuci tangan sana! Buruan!”

Iya, sih. Dalam kondisi tertentu higienis adalah hal penting karena anak-anak rawan terkena penyakit. Misal, cacingan, diare, flu, dll.

Tapi mengisolasi anak-anak dari permainan outdoor juga bukan cara melindungi yang bijak.

Bermain di luar, di playground dengan setting terbuka. Banyak pohon, banyak udara segar berhembus, banyak burung-burung, banyak tekstur pijakan yang bervariasi (tanah, pasir putih, batu kerikil/ stone walk, paving, rerumputan, dll). Semua itu malah memberi banyak manfaat untuk anak-anak.

Seperti apa?

Manfaat Bermain di Luar/ Outdoor Playground:

Manfaat outdoor playground
  1. Mengembangkan kemampuan motorik anak. Berjalan, berlari, melompat, berguling, bergelantungan, semua itu membantu anak untuk memiliki tumbuh kembang yang baik dalam aspek motoriknya. Mereka akan menjadi orang yang kokoh dan tangguh jika mereka mahir menggunakan tangan dan kaki mereka untuk melakukan aktivitas fisik tertentu.
  2. Belajar mengontrol diri sendiri. Apa saya mampu naik sepeda roda dua tanpa dibantu ayah? Bisakah saya melompat selokan kecil di depan rumah? Bagaimana saya bisa menaiki tangga perosotan dengan benar tanpa terpeleset? Mana yang terbaik, lari dengan sepatu atau lepas sepatu?
    Dengan bermain di luar, anak akan mendapat beragam pertanyaan yang menantang dirinya untuk bisa menjawab solusinya seakurat mungkin. Jika ini dilakukan terus-menerus, mereka akan terbiasa berpikir sebelum bertindak. Self control adalah skill penting yang harus dikuasai sejak anak-anak.
  3. Belajar tentang lingkungan alam dan lingkungan sosial.Mengeksplorasi taman, aneka jenis tumbuhan dan hewan, termasuk mengenal cuaca yang seperti apa yang ideal untuk bermain di luar, adalah keuntungan yang bisa diperoleh anak yang bermain outdoor. Mereka juga bisa mengembangkan kecakapan sosial dengan membantu teman mainnya ( mendorong ayunan, main jungkat-jungkit berpasangan, main gobak sodor, dll).

The point is: main di luar itu asyik.

Ajaklah anak-anakmu ke playground atau taman bermain yang konsepnya outdoor. Entah ya, saya kok kurang suka yang indoor playground. Udah mahal, nggak seasyik yang outdoor menurut saya.

Yuk, main!

Happy exploring,

Nisa

Tags :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *