Posted on Leave a comment

Anatomi, Fungsi, dan Konversi Ukuran Hakpen US, UK, Jepang

anatomi hakpen

Mengapa hakpen berbentuk meruncing? Mengapa ada ujung point yang membulat dan ada yang runcing? Kenali bagian-bagian anatomi, ukuran hakpen, dan fungsi dari setiap lekukan jarum crochetmu. Hal ini akan sangat membantu untuk membeli hakpen yang paling sesuai dengan preferensi.

Mengenal Anatomi Jarum Crochet (Hakpen/Hakken/Hook)

anatomi hakpen jarum crochet rajut

Jarum crochet atau hakpen yang biasa dipakai merenda memiliki desain ujung yang melengkung untuk mengait benang. Tepat di bagian bawah pengait terdapat leher hakpen yang mengecil (bowl atau groove), lalu di bawahnya lagi merupakan bagian yang menentukan besar-kecilnya lubang stitch yang dihasilkan (throat). Setelah itu, terdapat bagian untuk jempol tangan yang berfungsi memudahkan kita mengarahkan hakpen ke titik yang dituju (thumb rest). Terakhir ada gagang atau handel sebagai pegangan.

Baca juga: 10 Tusuk Crochet untuk Hasil Rajutan yang Eksklusif dan Elegan, yang Mana Favoritmu?

Fungsi Bagian-Bagian Anatomi Hakpen

1.Head : Terdiri dari beberapa bagian, yakni:

Point : ujung kepala hakpen yang fungsinya untuk menusuk stitch yang dituju. Point ada yang ujungnya halus membulat, dan ada yang tajam meruncing. Ujung point yang tajam bisa memecah pilinan benang, sehingga tidak direkomendasikan untuk kamu yang memakai benang yang mudah terurai pilinannya (misalnya, benang poliester/polycherry, atau katun lokal). Sementara ujung point yang tumpul relatif aman untuk segala jenis benang.

Lip : bagian yang berfungsi menangkap benang sewaktu merajut. Sebagian jarum yang dijual di pasaran ada yang ujungnya lancip dan ada yang tumpul/membulat.

Bowl/Groove: cekungan di bawah kepala hakpen yang fungsinya untuk menarik dan mengumpulkan benang. Sebagian jarum di pasaran ada yang cekungannya dalam dan ada pula yang cekungannya dangkal/pendek. Jika bowl/groove-nya pendek, biasanya akan menyebabkan benang terlepas dengan mudah. Namun, jika kamu memakai yang bowl/groove-nya terlalu dalam, bisa menyebabkan proses merajut lebih lama karena ada kemungkinan benang tersangkut.

Throat : bagian ini terletak di bagian working area yang fungsinya untuk membantu memperjelas posisi loop yang akan dirajut. Bagian ini juga menentukan konsisten atau tidak-nya lebar gauge yang dihasilkan. Ada 2 jenis throat, yakni yang memiliki lebar sama dengan kepala hakpen (inline throat) dan melebar (tapered throat). Versi inline berbentuk sama lebarnya antara ujung kepala hakpen dan leher hakpen, sehingga membantu menghasilkan gauge yang konsisten (cocok untuk kamu yang sering merajut rapat-rapat) sehingga menghasilkan stitch ukuran lebar yang mudah dirajut. Sementara versi tapered berbentuk kecil di bagian head dan throat, lalu makin membesar ke bawah batang hakpen .

Shaft: bagian batang di bawah leher hakpen yang berperan menentukan besar-kecilnya lubang stitch yang dihasilkan. Sebagian ada yang berbentuk lurus (straight), sebagian lagi ada yang bentuknya melebar (tapered).

Thumb rest: tempat meletakkan jempol tangan. Bagian ini cukup penting bagi sebagian perajut, karena membantu proses mengait hakpen dengan nyaman dan tak mudah lelah. Namun sebagian jarum juga ada yang tidak memiliki bagian ini. Jika kamu merasa bagian ini penting, kamu bisa mengecek sebelum membeli hakpen.

Handle: Bagian ini untuk memegang hakpen saat merajut. Sebagian hakpen memiliki handle yang nyaman karena didesain ergonomis untuk memudahkan merajut, tentunya hakpen dengan gagang spesial memiliki harga lebih mahal dibandingkan gagang biasa atau hakpen tanpa gagang.

Ukuran Hakpen dan Penomoran Jarum Rajut

Nomor ukuran hakpen terdiri dari beberapa versi. Kebanyakan jarum rajut di Indonesia diimpor dari China atau Jepang, sehingga umumnya yang beredar memakai satuan mm (milimeter). 

Terkadang pihak pembuat hakpen memiliki penomoran sendiri, sehingga mau tak mau kita sendiri yang harus mencocokkan ukuran tersebut ke satuan yang tepat.

Tabel Konversi Hakpen Crochet versi USA, UK, dan Jepang

Berikut konversi ukuran jarum crochet alias hakpen yang saya lansir dari situs: Habbedash.

Semoga postingan kali ini bermanfaat ya!

Happy crocheting!

Posted on Leave a comment

[Download] Gambar Background Polkadot – Update 2021

Postingan ini telah diperbarui pada 5 Agustus 2021 – Yuk, download gambar polkadot gratis untuk berbagai keperluan. Biasanya gambar ini untuk bikin label, background segala macam ya, wallpaper, atau stiker, dan sebagainya.

Kalau saya sendiri biasa pakai background ini untuk label nama atau jadwal pelajaran. Contoh:

Background polkadot ini boleh dipakai untuk keperluan apapun (personal maupun komersial).

FIle dalam bentuk JPG/PNG.

POLKADOT 1

POLKADOT 2

POLKADOT 3: PASTEL

CARA MENYIMPAN GAMBAR BACKGROUND POLKADOT

  1. Klik kanan gambar, lalu pilih menu “buka gambar di tab baru”
  2. Setelah muncul tab baru, klik kanan dan pilih menu “simpan gambar sebagai…”
  3. Selesai!

Semoga bermanfaat

Posted on Leave a comment

Pola Peci Rajut Basic X Stitch Prayer Cap

pola peci rajut

Kembali lagi dengan shenisa.com yang akan meng-update seputar dunia rajut! Saatnya saya berbagi pola peci rajut untuk teman-teman semua! Sebenarnya ini proyek lama, tetapi baru sempat menulisnya. Rencananya akan saya upload juga versi printable version pdf dalam Bahasa Indonesia dan English (for free tentunya!)

Cusss, langsung saja nggak pake lama. Simak polanya di bawah!

Btw, kalau ada kesalahan dalam pola atau ada hal yang kurang jelas/membingungkan, boleh banget menghubungi via email yang ada di contact! I’ll appreciate any constructive feedback! Thank youuuu

Level: Pemula (beginner)

Istilah:
ch – chain
sc – single crochet
dc – double crochet
sl st – slip stitch

Instruksi khusus:
x stitch: skip dc pertama, buat 1 dc di dc berikutnya, buat 1 dc di dc pertama (lihat diagram)

Note:
ch 2 di awal tidak dihitung sebagai stitch.

Bahan:
Benang rajut katun/soft cotton ply kecil, katun bali ply kecil

Alat:
hakpen ukuran 2 mm -2,5 mm (tulip no 3/4)
gunting
tapestry needle

Pola Peci Rajut X Stitch

Round 1 Pakai warna A buat ch 3, buat 1 dc ke dalam lubang ke-2 dari jarum, 11 dc di tempat yang sama, sl st ke ujung dc pertama. (12 dc)

Round 2 Buat ch 2, 2 dc di st pertama, ulangi 11 kali, sambung dengan sl st di ujung dc pertama (24 dc)

Round 3 Buat ch 2, 2 dc, 1 dc, ulangi 11 kali, sambung dengan sl st di ujung dc pertama (48 dc)

Round 4 Buat ch 2, 2 dc, 1 dc, 1 dc, ulangi 11 kali, sambung dengan sl st di ujung dc pertama (60 dc)

Round 5 Buat ch 2, 2 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, ulangi 11 kali,sambung dengan sl st di ujung dc pertama (72 dc)

Round 6 Buat ch 2, 2 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, ulangi 11 kali, sambung dengan sl st di ujung dc pertama (84 dc)

Round 7 Buat ch 2, 2 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, ulangi 11 kali, sambung dengan sl st di ujung dc pertama (96 dc)

Round 8 Buat ch 2, 2 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, 1dc, ulangi 11 kali, sambung dengan sl st di ujung dc pertama (108 dc)

Round 9 Buat ch 2, 2 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc,1 dc, ulangi 11 kali, sambung dengan sl st di ujung dc pertama (120 dc)

Round 10 Buat ch 2, 2 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, 1dc, 1dc, 1 dc, 1 dc, ulangi 11 kali, sambung dengan sl st di ujung dc pertama (132 dc)

Ukur sesuai diameter yang diinginkan. Jika sudah pas, boleh berhenti. Namun, jika kurang besar, tambahkan 1 round lagi untuk round 11. Contoh yang saya buat ini memiliki round 11 dengan diameter 17 cm sesuai ukuran kepala.

Round 11 Buat ch 2, 2 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, 1dc, 1dc, 1 dc, 1dc, 1 dc, ulangi 11 kali, sambung dengan sl st di ujung dc pertama (132 dc)

Semua round berikut merupakan bagian motif peci (kamu boleh mengganti benang warna lain jika suka).

Round 12 Buat ch 2. 1 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, 1 dc, x stitch 3 kali ulangi dari * hingga * sampai ujung, sambung dengan sl st di ujung dc pertama.

Round 13 – 21 ulangi pola Round 12.

Matikan benang, rapikan.

Pola peci rajut Basic X Stitch (Prayer Cap) didesain oleh F. Nisa (2021) at shenisa.com

  • Pola peci rajut ini hanya untuk tujuan personal (bukan untuk komersial).
  • Kamu boleh membuat item rajutan dari pola ini dan menjual produk buatanmu baik online maupun offline.
  • Selalu cantumkan desainer pola di deskripsi produk yang kamu jual.
  • Dilarang membagikan file pdf atau copas pola ini ke orang lain. Jika ingin berbagi pola, cukup bagikan link website pola ini agar orang lain berkunjung langsung ke situs ini.

Happy crocheting!

Nisa

Mungkin kamu tertarik pola gratis lainnya:

Gantungan Kunci Rajut: Topi Mini (Free Pattern)

Ide Pola Rajut Bunga Gratis (Crochet) Kekinian

15 Inspirasi Rajut Bunga dan Pola Gratis

Pola Crochet Gratis Sarung Bantal Cantik

Posted on Leave a comment

Edisi 01: Printable Menyambung Titik untuk Anak (dot-to-dot)

printable paud tk menyambung titik


Ajak buah hatimu untuk belajar angka dengan printable menyambung titik (dot-to-dot) untuk anak edisi 1 dari shenisa.com. Ada 3 tingkatan level mulai dari level mudah (1-10 angka), sedang (1-20), hingga sulit (di atas 20). Semoga anak-anak suka ya!

Lembar aktivitas dot-to-dot ini bisa menantang sisi kognitif Kecil untuk mengetahui gambar apa yang tersembunyi dari titik-titik angka tersebut. Dengan menyambungnya, misteri tersebut dapat terkuak! Temukan kejutan gambar apa saja yang bisa dirangkai si Kecil dengan mengunduh secara gratis di situs ini.

Jangan lupa bagikan di media sosialmu dan bagikan link ini untuk siapa saja yang membutuhkan materi edukasi gratis untuk anak usia PAUD dan TK.

NOTE: Mohon untuk tidak meng-upload ulang ke situs lain/channel/lain. Jika ingin berbagi tentang printable ini, silakan langsung saja download di blog shenisa atau bisa share link postingan ini. Terima kasih!

Edisi 01 Printable Menyambung Titik untuk Anak usia PAUD – TK

Level: Mudah (1-10)

Rekomendasi untuk usia: prasekolah, PAUD, 3-5 tahun

DOWNLOAD:

TOPI

MATAHARI

GELAS

LAYANG-LAYANG

BUKU

Level: Sedang (<20)

Rekomendasi untuk usia: prasekolah, PAUD, 3-5 tahun

DOWNLOAD:

KAUS KAKI

ES KRIM

SUSU

HANGER

PENGGARIS

Level: Sulit (>20)

Rekomendasi untuk usia: prasekolah, PAUD, 3-5 tahun

DOWNLOAD:

LEMON

POHON

DONAT

BINTANG

GAYUNG

Semoga printable menyambung titik ini bermanfaat ya!

Happy playing!

Nisa

Baca juga:

Lembar Mewarnai Gratis Edisi 1

Lembar Mewarnai Gratis Edisi 2

Jadwal Kegiatan Anak Sore/Malam

Jadwal Kegiatan Anak Pagi

Printable Hijaiyah

Menyambung Titik-Titik (Dot-to-Dot) Edisi 1

Posted on Leave a comment

Edisi 02 Buah Tropis: Printable Mewarnai Anak TK

printable mewarnai anak TK padu sd seri buah

Download printable mewarnai untuk anak dalam bentuk jpg atau pdf bertema buah-buahan tropis Indonesia. Yuk, mewarnai sambil belajar bersama si Kecil! Cocok untuk anak usia PAUD, TK, hingga SD!

Selama pandemi kita mungkin jenuh dengan aktivitas yang itu-itu saja. Namun, jangan sampai anak-anak kita kehilangan keceriaan meski situasi di sekitar terasa berat.

Setelah membagikan printable mewarnai edisi 01 tentang transportasi, kali ini saya kembali membagikan printable gratis mewarnai untuk buah hati tersayang. Temanya tentang buah tropis.

Sebelumnya saya mohon maaf jika beberapa buah tropis khas Indonesia justru tidak ada dalam printable. Padahal saya ingin memasukkan buah seperti salak, belimbing, duku, rambutan, duh….harusnya banyak ya? Sayang sekali justru saya baru ingat semua itu saat file sudah saya kompilasi menjadi satu.

Ya sudah. Mungkin lain kali saya akan menggambar buah tropis untuk edisi berikutnya? Semogaaaa….jika ada waktu, hehe…(not gonna promise!).

Apapun itu, semoga yang ada bisa membantu menambah keceriaan di masa-masa sulit ini. semangat anak-anak dan para ortu hebat!!

DOWNLOAD EBOOK PRINTABLE MEWARNAI EDISI 2: BUAH TROPIS (10 halaman) format PDF

Bisa juga download per halaman (dalam format PNG)

NOTE: Mohon untuk tidak meng-upload ulang ke situs lain/channel/lain. Jika ingin berbagi tentang printable ini, silakan langsung saja download di blog shenisa atau bisa share link postingan ini. Terima kasih!

APEL

ANGGUR

ALPUKAT

PISANG

NANAS

SEMANGKA

CERI

DURIAN

JERUK

LEMON

STROBERI

PEPAYA

Cara Mendownload File:

1.Klik link download 1-2 kali hingga muncul halaman google drive.

2.Klik ikon unduhan seperti berikut ini:

3. File akan terunduh di folder download dan siap dicetak.

Tips Mencetak Printable

  1. Gunakan kertas A4. Kamu bisa membagi 1 halaman untuk 1 gambar. Jika yang mewarnai anak kecil, biasanya kurang sabar kalau media gambarnya terlalu besar, solusinya atur jumlah halaman per-sheet menjadi 2 (atau 4 juga bisa).
  2. Agar mewarnai lebih enak, bisa pakai kertas buku gambar (tekstur lebih tebal dan kurang halus).

Semoga bermanfaat!

Artikel Terkait:

Lembar Mewarnai Gratis Edisi 1

Lembar Mewarnai Gratis Edisi 2

Jadwal Kegiatan Anak Sore/Malam

Jadwal Kegiatan Anak Pagi

Printable Hijaiyah

Menyambung Titik-Titik (Dot-to-Dot) Edisi 1

Posted on Leave a comment

Edisi 01 Transportasi: Printable Mewarnai Anak TK

printable mewarnai anak tk sd edisi 1 transportasi

Cari printable mewarnai anak yang gratis? Unduh worksheet pdf edisi 1 seri transportasi di shenisa! Cocok banget buat si Kecil mulai usia PAUD, TK, hingga SD!

Selama pandemi, saya menghabiskan waktu belajar bersama anak dengan metode homescooling. Salah satu kegiatan yang mereka sukai adalah menggambar dan mewarnai gambar. Karena sudah bosan dengan gambar yang diunduh di situs penyedia gambar gratis di internet, saya memutuskan untuk membuat sendiri versi keluarga kami.

Kebetulan saya suka menggambar, saya mencoba membuat gambar tangan (hand drawn art) dengan bolpen dan kertas HVS biasa. Lalu saya scan dan edit-edit dikit di Krita dan Inkscape. Duh, ternyata tangan saya sudah kaku. Rasanya sudah terlalu lama saya tidak berkutat dengan dunia seni. Alhasil, otak lemot dalam memerintah tangan untuk luwes menggambar seperti dulu kala, jiah….

Printable Edisi 1 Seri Transportasi: Worksheet Mewarnai Gambar untuk usia 3 tahun ke Atas

Alhamdulillah. Meski cuma 8 halaman, saya berhasil mengompilasikan gambar-gambar random tersebut menjadi pdf. Sedikit info, meski proyek ini termasuk have-fun project, saya belajar banyak hal termasuk me-layout dengan Scribus dan memperbarui logo baru blog shenisa.com. Yay!

Kamu bisa mendownload satuan dalam format jpg atau satu edisi full pdf yang mudah dicetak dengan printer rumahan. Saya sudah cek dan tes untuk anak-anak saya sendiri.

Begini nih contoh printable mewarnai anak yang sudah saya cetak dan diujicobakan:

Bagi yang ingin mendownload, boleh langsung dari situs ini. Gratissss!

NOTE: Mohon untuk tidak meng-upload ulang ke situs lain/channel/lain. Jika ingin berbagi tentang printable ini, silakan langsung saja download di blog shenisa atau bisa share link postingan ini. Terima kasih!

cover printable anak pdf mewarnai kendaraan untuk paud tk sd

DOWNLOAD PRINTABLE MEWARNAI ANAK (ALL IN ONE SERI TRANSPORTASI (8 halaman PDF)

Daftar gambar:

Balon Udara

Helikopter

Kapal Laut

Kereta Api

Mobil

Perahu

Pesawat

Truk

Taksi

Jangan lupa cek printable mewarnai lainnya di Edisi 2 (tentang buah tropis).

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Lembar Mewarnai Gratis Edisi 1

Lembar Mewarnai Gratis Edisi 2

Jadwal Kegiatan Anak Sore/Malam

Jadwal Kegiatan Anak Pagi

Printable Hijaiyah

Menyambung Titik-Titik (Dot-to-Dot) Edisi 1

Posted on Leave a comment

Cara Membuat Sarung Tangan Oven (oven mits DIY sewing)

cara membuat sarung tangan oven mudah

Tutorial shenisa.com kali ini akan membahas proyek do it yourself cara membuat sarung tangan oven (oven mitts) dengan teknik menjahit tindas. Kamu boleh pakai kain katun untuk motif luaran atau bisa pakai kemeja bahan katun/kaos tak terpakai untuk bahan percobaan.

cara membuat sarung tangan oven by shenisa

Agar lebih tahan panas, tambaukan kain busa pelapis yang agak tebal. Bisa juga pakai pelapis antipanas (kain silikon) atau fleece/flanel di bagian inner.

Jenis kain pelapis memengaruhi ketahanan panas sarung tangan oven-mu. Semakin bagus kualitas kain lining/pelapisnya, sarung tangan bakal lebih tahan panas (biasanya harganya agak mahal).

Namun, jika kain pelapis yang bagus susah didapat di tempatmu, pakai busa angin yang tebal atau kain pelapis yang biasa untuk tas juga bisa kok. Nah, sudah penasaran? Yuk, kita mulai tutorial sederhana cara membuat sarung tangan oven mitts ala shenisa!

Persiapan: 30 menit
Lama Pembuatan: 2 jam
Total: 2 jam 30 menit

Level: pemula-menengah

Bahan:

  • 1/4 meter kain motif/polos untuk luaran
  • 1/4 meter kain lining
  • 1/4 meter kain busa
  • Benang
  • 1 meter bias tape/ bisban

Alat:

  • Jarum
  • Mesin jahit
  • Meteran/penggaris
  • Gunting khusus kain

Cara Membuat Sarung Tangan Oven DIY

Langkah 1

Gambar pola sesuai ukuran tangan. Jiplak pola pada kertas karton.

Langkah 2

Potong kertas dengan menyisakan batas kampuh untuk jahitan sekitar 1-2 cm dari outline pola.

Langkah 3

Tempelkan pola ke 3 jenis kain (kain motif, kain lining, dan busa pelapis) yang telah dilipat 2. Hasilnya setiap kain memiliki 2 lembar pola tangan.

Langkah 4

Susun posisi lembaran kain dengan posisi terbalik. Mulai dari kain motif, busa pelapis, dan kain lining. Sematkan jarum pentul di bagian atas dan bawah. Lalu jahit longgar (basting) agar posisi kain tidak berubah.
Buat sebanyak 2 buah (untuk sarung tangan bagian depan dan belakang).

Langkah 5

Jika kamu ingin sarung tanganmu memiliki aksen jahit tindas (membentuk kesan garis-garis diagonal), jahit tindas dulu busa dan kain motif membentuk garis kotak-kotak diagonal atau sesuai selera. Sesudah itu baru disatukan dengan kain lining dan disematkan jarum pentul.

Langkah 6

Buat sebanyak 2 buah (untuk bagian depan dan belakang sarung tangan). Lalu tumpuk dengan posisi kain yang bagus (bermotif ) menempel dengan kain yang bagus.

Langkah 7

Untuk membuat bisban di bawah sarung tangan, kamu bisa membeli bisban jadi di toko atau membuatnya sendiri. Cara membuatnya, gunting kain sepanjang 1 meter dan lebar 5 cm.

Langkah 8

Lipat menjadi 2 memanjang lalu setrika hingga bagian tengahnya memiliki lipatan garis lurus. Kemudian, lipat bagian kiri dan kanan kain ke tengah, setrika lagi hingga membentuk kain bisban dengan pinggiran rapi.

Langkah 9

Ukur bagian pergelangan sarung tangan, lalu potong bisban sesuai panjang bagian bawah sarung tangan. Jahit hingga rapi.

Langkah 10

Agar bisa digantung, kamu bisa menambahkan tali kecil di sarung tanganmu. Caranya, potong kain sepanjang 10 x 6 cm. Lipat memanjang dengan posisi kain yang bagus bertemu/menempel (kain yang buruk menghadap di luar). Jahit dengan jarak kampuh 1/2 cm.

Langkah 11

Setelah dijahit memanjang, balik hingga kain yang bagus berada di luar dan kain yang buruk di dalam. Setrika hingga tali tersebut rata.

Langkah 12

Satukan ujungnya hingga membentuk lubang tali gantungan. Letakkan tali di bagian tengah (di bagian sarung tangan/kain motif luar) lalu pasang jarum pentul di bagian bawah agar nanti bisa dijahit sekaligus dengan pinggiran sarung tangan.

Langkah 13

Beri jarum pentul kedua bagian, lalu jahit di sekeliling sarung tangan.

Langkah 14

Jahit hati-hati bagian jempol tangan. Rapikan hingga semua bagian terjahit rapi.

Langkah 15

Balik oven mits dengan kain motif yang bagus berada di luar dan kain lining di dalam. Keluarkan bagian jempol. Terakhir, setrika hingga sarung tangan mendatar dan rapi.

Voila!! Sudah jadi, deh! Yuk, bikin sendiri biar makin mood saat bikin kue!

Posted on Leave a comment

Homeschool vs Sekolah: Manakah yang Terbaik?

Saat awal memikirkan tentang pendidikan anak, saya sempat terjebak dengan dikotomi homeschool vs sekolah. Saat itu, dengan naifnya, saya menganggap bahwa homeschool lebih unggul dan lebih baik dibandingkan bersekolah di institusi formal (sekolah umum) maupun informal (pesantren/pondok/lembaga lain).

pixabay.com

Apa sebabnya? Saat itu saya melihat bahwa pendidikan selayaknya adalah tugas kewajiban orang tua. Jadi tanggung jawab sepenuhnya soal pendidikan, orang tua adalah sebaik-baik sumber utamanya. Jika menyerahkan fungsi pendidikan ini kepada pihak lain, maka saya berpikir bahwa orang tua tersebut meninggalkan kewajibannya sebagai pendidik yang utama.

Pada akhirnya, pemikiran saya ini tidaklah tepat. Saya belajar dan kemudian mengubah mindset semacam ini seiring pergumulan saya dengan komunitas homeschooling baik di dalam maupun di luar negeri. Saya mempelajari tentang edukasi untuk anak dan bagaimana menempatkan paradigma yang lebih “fluid” tetapi basic untuk anak.

Ada banyak yang saya ingin bagikan dalam tulisan ini sebenarnya. Hanya saja, karena tak ingin topik ini mbeleber ke mana-mana, maka saya akan batasi dulu dengan menjawab pertama utama dalam postingan ini.

Homeschool vs Sekolah? Why Not Both?

Homeschool dan sekolah sama-sama diakui di Indonesia. Keduanya merupakan metode untuk meraih ilmu. Manakah yang terbaik? Tentu jawabannya berbeda antara satu keluarga dengan keluarga lainnya.

pixabay.com

Sistem yang terbaik bagi satu keluarga, belum tentu sama dengan keluarga lainnya. Setiap keluarga bisa menyesuaikan sesuai kebutuhan dan keseuaian dengan “goal” masing-masing.

Dalam keluarga saya, sistem yang paling sesuai dan menurut kami mampu mengakomodasi pemenuhan kasih sayang, cinta, ilmu agama, nilai-nilai moral, norma, dan aturan hidup sesuai keyakinan kami ternyata bisa dipenuhi secara IDEAL dengan kombinasi antara homeschool dan sekolah. Ideal tentunya berdasarkan kacamata kami sebagai orang tua yang memiliki “goal”/tujuan hidup kami sebagai orang Islam.

Mengapa Memilih Kombinasi Keduanya?

Pertama, untuk menanamkan nilai-nilai agama, adab, kekeluargaan, dan kultural, kami menganggap bahwa pendidikan di rumah adalah sistem yang ideal karena kami sebagai orang tua, bisa menurunkan/mewariskan hal-hal yang kami anggap penting melalui aktivitas keseharian yang natural.

Kami mengajarkan kasih sayang, saling menghormati dengan orang lain, empati, dan nilai-nilai sosial/kultural termasuk menanamkan adab dan ibadah harian secara langsung. Saling mengingatkan jika ada kesalahan dan saling menasihati sesama anggota keluarga sebagai sistem yang saling mendukung untuk tumbuh berkembang dari lingkungan internal.

Kedua, orang tua bukanlah “jack or jill of all trades” untuk setiap ilmu yang wajib dipelajari anak. Kami hanyalah manusia biasa yang memiliki pengetahuan di satu sisi dan kekurangan di sisi yang lain.

We are maybe a master of something, but at some point, we’re just nobody. Kita bukanlah master segalanya. Sangatlah tidak realistis jika kami sebagai orang tua mengajarkan ilmu yang tidak kami miliki.

Padahal, dulunya saya sempat optimistis, bahwa saya harus menguasai apapun sebelum saya ajarkan kepada anak-anak. Namun, usia yang menua, kemampuan dan kecerdasan otak saya yang tidak bertambah, menjadikan saya berpikir ulang dan meredefinisi kembali tujuan tentang hidup ini, lalu mengadaptasikan kembali manakah jalan yang lebih efisien, realistis, tetapi tetap pada track yang lurus.

Pada akhirnya saya memilih untuk mendelegasikan pendidikan kepada ahlinya untuk materi-materi yang tidak kami kuasai. Kami menyerahkan pendidikan kepada sekolah (kami memilih ma’had/sekolah informal berbasis Islam) untuk materi-materi tertentu agar anak belajar pada ahlinya.

Kami orang tua bertindak sebagai fasilitator, menyiapkan buku-buku, guru-guru yang mumpuni, dan fasilitas lain yang bisa mendukung pendidikan anak terutama untuk materi pelajaran yang sifatnya basic (mengingat anak-anak saya masih TK- SD). Kami sangat selektif untuk memilih sekolah bagi anak-anak.

Tentu kami mempertimbangkan hal-hal yang sesuai dengan “goal” kami agar adab dan ilmu yang dipelajari sesuai dengan preferensi kami. Hal ini penting, karena perbedaan visi/misi sekolah bisa saja bertolak belakang dengan keyakinan kami, sehingga kami selektif untuk memilih tempat belajar karena materi dasar adalah pondasi yang akan dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

Selain memberikan akses pendidikan lewat sekolah, kami menjaga kesesuaian pendidikan dengan metode homeschool. Dengan homeschool, peran orang tua sangat penting untuk mengarahkan dan memfasilitasi kebutuhan belajar anak. Kami pun lebih memahami tujuan besar pendidikan daan mampu memetakan road map agar tetap berada di track yang lurus sesuai nilai-nilai agama dan norma-norma yang kami yakini.

Untuk selanjutnya, saat anak menginjak usia SMP, apakah saya masih mengadopsi homeschool + sekolah atau tidak? Well, bisa jadi berubah lagi atau tetap. Kami belum tahu.

Tentunya, kami sendiri selalu mengevaluasi mana sistem yang terbaik bagi keluarga kami dan tak menutup kemungkinan akan adanya perubahan, jika memang diperlukan.

Cinta Belajar adalah Kunci


Kami percaya bahwa pendidikan dengan metode homeschool atau sekolah itu adalah preferensi yang sifatnya personal. Sekolah atau homeschooling sama-sama merupakan metode untuk meraih ilmu, jadi mau pakai cara apa, silakan disesuaikan dengan preferensi atau kemampuan keluarga masing-masing. Tidak ada paksaan, tidak ada kecondongan yang A pasti lebih baik daripada B, atau memaksakan pendapat bahwa homeschool pasti lebih bagus dibandingkan sekolah.

homeschool vs sekolah manakah yang terbaik
pixabay.com

Yang terpenting adalah anak cinta belajar. Jika anak memiliki pemahaman bahwa belajar itu adalah proses seumur hidup, maka hal itu bagus. Belajar itu sejak dalam buaian, hingga ke liang lahat. Tak ada kata usai. Maka menanamkan cinta belajar adalah kunci untuk pendidikan yang berkelanjutan.

Hal penting lainnya, belajar dengan sumber ilmu yang tepat. Keterbukaan informasi membuka peluang untuk belajar apa saja, di mana saja, kapan saja, dari dalam hingga mancanegara.

Sayangnya, kita kecerdasan literasi dan selektivitas sangat diperlukan baik untuk kita sebagai orang tua maupun bagi anak-anak. Belajar dari sumber ilmu yang tepat juga memegang peran penting karena hoaks yang dibalut “informasi seakan ilmiah” begitu banyak beredar. Mengajarkan literasi dan critical thinking sangat penting dewasa ini sehingga kita tidak mudah tertipu dengan membuncahnya informasi yang tidak akurat.

TL, DR (too long, didn’t read)


Ringkasan tentang Homeschool vs Sekolah: Manakah yang Terbaik?

  • Homeschool dan sekolah sama-sama diakui di Indonesia. Keduanya merupakan metode untuk meraih ilmu. Setiap keluarga bisa menyesuaikan sesuai kebutuhan dan kesesuaian dengan “goal” masing-masing.
  • Homeschool menempatkan orang tua sebagai pihak yang mengarahkan dan memfasilitasi kebutuhan belajar anak. Sangat penting memahami tujuan pendidikan dalam road map yang besar agar tetap berada di track yang lurus sesuai nilai-nilai agama, keluarga, sosial yang diyakini.
  • Sekolah memiliki resources dan SDM dengan kualifikasi ilmu yang sesuai standar. Hal ini membantu memudahkan bagi orang tua yang ingin anak mempelajari ilmu pada orang yang benar-benar ahlinya.
  • Apapun metode yang dipilih, yang terpenting kita (orang tua dan anak) mau untuk terus belajar. Belajar dari sejak buaian, hingga ke liang lahat.
  • Perlu adanya kemampuan literasi dan critical thinking untuk membentengi diri dari membludaknya informasi yang beredar.

Itulah pendapat saya pribadi saat ini. Bagaimana denganmu? Metode apa yang kamu pilih untuk pendidikan anak versi ideal di keluargamu? Homeschool vs sekolah, lebih sreg yang mana? Jangan lupa tulis di komentar, saya bakal senang banget mendengar ceritamu juga!

Posted on Leave a comment

Dijamin Ketagihan! Inilah Kuliner Lampung dan Medan yang Wajib Dicoba

Bicara tentang kuliner Lampung, pasti identik dengan olahan pisang. Apa saja yang berbahan dasar pisang diolah menjadi hidangan nikmat yang wajib dicoba. Tak heran, Lampung memang didominasi oleh banyaknya kebun pisan di sepanjang jalan. Para pebisnis di bidang kuliner, khususnya UMKM,  banyak sekali yang menjual olahan pisang menjadi oleh-oleh khas Lampung.

Program BEDAH (Berita UKM Daerah) merupakan gagasan dari Ninja Xpress untuk menyajikan berita terkini mengenai UKM di Indonesia, sekaligus memberi inspirasi kepada masyarakat tentang ide bisnis yang layak dicoba di masa pandemi. Semua konten-konten bermanfaat ini bisa kamu lihat di Blog Ninja Xpress, yuk visit!

Oleh-Oleh Makanan Khas Lampung

Di konten BEDAH dari Ninja Xpress kali ini, kami akan merekomendasikan 3 makanan khas Lampung yang bisa dijadikan oleh-oleh. Mari kita BEDAH satu persatu.

Keripik Pisang Aneka

Nama keripik pisang Aneka sudah familiar bagi warga Lampung. Yup, oleh-oleh yang satu ini memang sudah melegenda dan dijadikan kuliner khas bagi wisatawan yang datang ke Lampung. Berbeda dengan keripik pisang lain, keripik pisan Aneka bertekstur renyah dan tipis. Dibumbui dengan beraneka rasa, seperti coklat, keju, menambah kenikmatan keripik pisang. Kamu harus banget coba keripik pisang ini.

Pie Pisang 

Olahan pisang lainnya yang tak kalah nikmat adalah pie pisang. Bentuk pie pisang yang berbeda dari pie-pie lainnya, menjadi ciri khas pie pisang Lampung. Dibagian atas pisang ditaburi berbagai macam toping (coklat, kacang, keju, almond, dan lain-lain) yang dapat menambah cita rasa. Tekstur pisang dibuat menyerupai pastry yang garing di luar tetapi empuk di dalam. 

Banana Foster

Masih dengan olahan berbahan pisang, banana foster menjadi olahan yang modern dibanding olahan lain. Banana foster merupakan kue berbahan dasar pisang yang dibagian atasnya diberikan varian rasa nutella, coklat, kacang, dan karamel. Walaupun oleh-oleh yang satu ini dimiliki oleh artis, namun produknya masih eksis karena rasa enak dan berkualitas. 

Tiga rekomendasi oleh-oleh di atas bisa banget kamu coba kalau berwisata ke Lampung. Beli ke toko langsung atau secara online, tidak masalah. Dukung UKM Indonesia dengan membeli produk-produk dalam negeri. Kamu bisa cek video Ini Yang Buat Keripik Pisang Lampung Jadi Paling Enak BEDAH (Berita UKM Daerah) untuk tahu kuliner Lampung lainnya.

Oleh-Oleh Makanan Khas Medan

Beralih dari Lampung ke Medan, Medan juga memiliki beragam makanan khas yang tidak kalah nikmatnya. Bagi pecinta kuliner Indonesia, Medan adalah surganya kuliner. Cita rasa yang dimiliki makanan Medan yang unik, tidak dapat ditemukan di kota-kota lainnya. Bumbu rempah dan bahan dasar yang digunakan sangat khas di lidah.

Penasaran kuliner apa saja yang khas di Medan?. Mari kita BEDAH rekomendasi makanan khas Medan yang wajib untuk dicobab siapapun yang datang ke Medan.

Bika Ambon

Siapa sih yang tidak tahu Bika Ambon?. Bika Ambon menjadi urutan pertama makanan khas Medan yang harus dicoba. Walaupun bahan dasarnya sederhana, seperti telur, gula, dan santan, Bika Ambon memiliki rasa yang sangat nikmat dengan aroma yang menggugah selera. Tekstur di bagian tengah Bika Ambon yang berongga membuat makanan ini kenyal dan mudah dikunyah. 

Mie Gomak 

Mie yang satu ini adalah khasnya Medan, yang tidak akan dijumpai di kota lain. Mie Gomak kuat akan rasa dari bumbu-bumbu rempah, berkuah kental, dengan tekstur mie lebih besar dari mie lain (mirip spaghetti). Mie Gomak cocok disantap pagi hari karena kuahnya yang hangat dan porsinya yang sesuai.

Teri Bajak

sumber: teribajakmedan.blogspot.com

Teri Bajak atau sering disebut Teri Medan, adalah makanan laut khas Medan yang sudah terkenal ke seluruh Indonesia.  Teri Bajak biasanya dicampur dengan kacang, atau cabe merah. Kandungan protein, vitamin, kalsium, dan zat besi yang ada pada Teri Bajak baik dikonsumsi bagi tubuh. Rasanya yang gurih, asin, dan pedas, menjadi daya tarik wisatawan untuk mencobanya.

Masih banyak makanan khas Medan yang rasanya tidak bisa terlupa. Jangan lupa untuk mencicipi kuliner lain jika kamu mengunjungi Medan yang dijamin, bikin kamu ketagihan. Untuk tahu info seputar kuliner Medan yang lain, kamu bisa cek disini Makanan Khas Medan yang Wajib Dicoba, Rekomendasi Bang Mpin! (BEDAH).

Posted on Leave a comment

Cara Membuat Buah Labu dari Kain Flanel (Tutorial + Foto)

Ingin tahu cara membuat buah dari flanel yang mudah? Kali ini kita akan belajar membuat labu kuning dengan kain flanel ala shenisa.com! Lengkap dengan foto step-by-step-nya!

Beberapa waktu lalu kelas kerajinan tangan si Sulung bikin proyek nge-craft dengan flanel untuk mengajarkan anak-anak menjahit. Kerajinan ini bisa menjadi pengisi waktu luang selama pandemi, loh. Seru dan bikin anak makin kreatif tentunya!

cara membuat buah dari flanel - labu kuning pumpkin

Caranya mudah dan bahannya juga murah. Cukup beli selembar 25 x 25 cm kain flanel biasa di toko kerajinan, kamu udah bisa bikin beberapa buah labu yang imut. Bisa dijadikan boneka jari, hiasan kulkas, atau gantungan kunci lho!

Baca juga: DIY Tutorial Celengan Unik untuk Ngecraft bareng si Kecil!

Cara Membuat Buah Labu dari Kain Flanel (Pumpkin/Kabocha)

  • Persiapan: 30 menit
  • Lama Pembuatan: 1 jam
  • Total: 1 jam 30 menit

Level:

pemula

Bahan:

  • Kain flanel untuk labu 25 x 25 cm
  • Kain flanel warna hijau/cokelat untuk tangkai atau daun
  • Benang jahit
  • Dakron/isian
  • Benang rajut/tali kur/rami 10 cm (opsional)

Alat:

  • Lem tembak/glue gun/lem UHU/lem Castol
  • Gunting
  • Jarum jahit

Cara Membuat:

Step 1: Buat bentuk lingkaran dengan gelas atau mangkuk (ukuran sesuai selera).

Step 2: Jahit jelujur di sekeliling lingkaran.

Step 3: Tarik hingga kain mengkerut.

Step 4: Isi dengan dakron hingga penuh.

Step 5: Tarik hingga tertutup rapi.

Step 6: Jahit menyilang agar seluruh flanel tertutup dan dakron tidak keluar lagi. Ikat dan matikan benang. Flanel kini membentuk bola buah.

Step 7: Posisikan bola flanel dengan bagian buruk di bawah dan bagian bagus di atas. Masukkan jarum dari tengah bawah menembus ke bagian atas. Tarik hingga bagian atas mengkerut ke bawah. Masukkan lagi jarum ke bawah menuju atas.Tarik lagi.

Step 8: Lakukan berulang-ulang dengan posisi benang memotong buah secara simetris.

Step 9: Tarik kuat (awas jangan sampai benang putus) ke bawah, lalu matikan benang.

Step 10: Untuk tangkai, gunting flanel hijau berbentuk persegi panjang 2×1 cm. Gulung dan lem hingga membentuk tangkai.

Step 11: Pasang tangkai di puncak buah labu dengan lem.

Step 12: Buah labu sudah jadi dan siap dijadikan hiasan, aksesoris, atau mainan!

Tips:

  • Saat menjahit jelujur pinggiran flanel, pastikan posisinya tidak terlalu ke pinggir atau ke tengah. Secukupnya saja, agar nanti saat diisi, dakron tidak keluar.
  • Sebelumnya sobek-sobek dulu dakron agar terpencar dan bisa mengembang saat diisi.
  • Pilih benang yang warnanya senada dengan labu agar hasilnya lebih rapi.
  • Alternatif lain, jika ingin membuat dengan tangkai benang rajut dan daun, juga bisa loh. Kamu tinggal buat daun kecil, tempel di puncak labu bersama 1 cm benang rajut/tali rami. Contohnya seperti ini:

Demikian sekilas tutorial diy flanel cara membuat labu. Proyek craft ini cocok untuk anak-anak yang belajar menjahit karena hanya perlu teknik jahit jelujur yang cukup mudah. Jangan lupa bookmark halaman ini dan simpan di Pinterest agar tidak lupa, ya!